Bookmark and Share

BERITA

PENYUSUNAN DAYA DUKUNG DAN DAYA TAMPUNG TERKAIT SEKTOR PARIWISATA

18 Oktober 2018, 14:16:56 - Berita - Hits : 624 - Posted by shodiq
PENYUSUNAN DAYA DUKUNG DAN DAYA TAMPUNG TERKAIT SEKTOR PARIWISATA

Yogyakarta (P3E Jawa), Berlangsung di Gedung Sarwono, pertemuan penyusunan Daya Dukung dan Daya Tampung Lingkungan Lingkungan Hidup (D3TLH ) berbasis jasa ekosistem terkait sektor pariwisata (18/10/2018). Pertemuan kali ini berupa draft yang didalamnya berisi indeks dan profil D3TLH untuk 22 kawasan. Didalam Pasal 12 Undang - Undang No. 10 tahun 2009 tentang Kepariwisataan, menekankan bahwa penetapan kawasan strategis pariwisata dilakukan dengan wajib memperhatikan aspek fungsi & Daya Dukung Lingkungan. Dengan demikian maka jelaslah bahwa perencanaan pariwisata yang tidak memerhatikan daya dukung lingkungan akan menurunkan kualitas lingkungan dan rusaknya ekosistem yang dipakai untuk pariwisata itu sehingga akhirnya akan menghambat bahkan menghentikan perkembangan pariwisata.

Tujuan kegiatan ini adalah (1) Mendapatkan informasi terkait dengan profil dan Indeks D3TLH pada Kawasan Strategis Pariwisata Nasional (KSPN) di regional Jawa. (2) Mendapatkan saran dan masukan terhadap penyusunan Daya Dukung dan Daya Tampung Lingkungan Hidup (D3TLH) Berbasis Jasa Lingkungan Terkait Sektor Pariwisata. Keluarannya berupa Profil dan Indeks Daya Dukung dan Daya Tampung Lingkungan Hidup Berbasis Jasa Lingkungan Terkait Pariwisata (KSPN) yang bermanfaat dalam penyusunan rencana parisata daerah (Riparda).

Daya dukung obyek wisata adalah kemampuan areal (kawasan) obyek
wisata yang dapat memenuhi kebutuhan wisatawan secara “maksimum” tanpa
merubah kondisi fisik lingkungan dan tanpa penurunan kualitas yang
dirasakan oleh wisatawan selama melakukan aktivitas wisata. Faktor biofisik yang mempengaruhi daya dukung lingkungan bukan hanya faktor alamiah, melainkan juga faktor buatan manusia. Misalnya, adanya perkampungan penduduk di dekat lokasi pariwisata yang limbahnya terbuang langsung akan menurunkan daya dukung lingkungan pariwisata tersebut. Sarana pariwisata juga merupakan faktor dalam penentuan daya dukung, antara lain jalan dan tempat peristirahatan. Misalnya jalan dari jogja menuju wonosari sering mengalami kemacetan, terutama pada hari Sabtu/Minggu dan libur lainnya. Kemacetan itu dapat sampai berjam-jam sehingga menimbulkan kekesalan dan kekecewaan wisatawan, apalagi wisatawan luar negeri yang waktunya terbatas. Karena itu sebenarnya jumlah wisatawan pada hari libur telah melampaui daya dukung lingkungan.

Menurut Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 10 Tahun 2009 tentang kepariwisataan disebutkan bahwa pariwisata adalah berbagai macam kegiatan wisata dan didukung berbagai fasilitas serta layanan yang disediakan oleh masyarakat, pengusaha, pemerintah, dan pemerintah daerah. Pariwisata merupakan rangkaian kegiatan yang dilakukan oleh manusia baik secara perorangan maupun kelompok di dalam wilayah negara lain, dan karena didalamnya terdapat berbagai macam kegiatan maka perlu disusun masterplan pengembangan pariwisata yang didalamnya membagi menjadi 4 zonasi yaitu zona inti, zona penyangga, zona pengembangan dan zona penunjang yang membutuhkan data dan informasi tentang D3TLH.

Edy Subagyo mengatakan dalam sambutannya “perencanaan pariwisata yang tidak memerhatikan daya dukung lingkungan akan menurunkan kualitas lingkungan dan rusaknya ekosistem yang dipakai untuk pariwisata, sehingga akhirnya akan menghambat bahkan menghentikan perkembangan pariwisata”. (sdq)

Penanggung jawab berita:
Kepala Pusat Pengendalian Pembangunan Ekoregion Jawa, Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan.


Banner
  • #AkuKamuKitaSemuaPeduliLingkungan
  • e-IKLH
  • PPID
  • Pengaduan Menteri LHK
  • APRS Yogyakarta
  • Asian Games Jakarta Palembang 2018
  • Pertikawan 2018
 
Hubungi Kami

ppejawa.com
Jl. Siliwangi (Ringroad Barat) No.100 Nogotirto Gamping Sleman Yogyakarta
Phone : 0274-625800
Email : forum.ppejawa@gmail.com

 
Jajak Pendapat

Apa yang anda cari?

 Artikel
 Lainnya
 Agenda

Hasil Poling »

 
Statistik Kunjungan
 
Video
 
Facebook
 
Copyright © 2015 P3E Jawa All Rights Reserved.