Bookmark and Share

BERITA

Jokowi Membuka Festival Pusaka Mangunan

28 September 2018, 17:03:14 - Berita - Hits : 316 - Posted by shodiq
Jokowi Membuka Festival Pusaka Mangunan

Yogyakarta (28/9/2018), Presiden Jokowi membuka ’Festival  Kesatuan Pengelola Hutan (KPH) Tingkat Nasional dan Pameran Usaha Kehutanan (Pusaka) 2018’ di Hutan Pinus Mangunan pada Jumat.

Festival KPH Tingkat Nasional dan PUSAKA bertujuan untuk menampilkan produk-produk unggulan KPH berbasis pemberdayaan masyarakat dalam pengelolaan hutan. Selain itu, festival dan pameran tersebut juga akan menampilkan produk-produk kehutanan dan turunannya oleh mitra kehutanan. Diversifikasi hasil hutan mewujudkan multi-bisnis di hutan produksi.

Indonesia masih memiliki hutan-hutan produksi yang potensial sebagai kawasan usaha kehutanan, baik berupa hasil hutan kayu maupun hasil hutan bukan kayu (HHBK). Bahkan HHBK seperti jasa lingkungan dan wisata alam terus berkembang secara inovatif dan adaptif sebagai salah satu penyumbang devisa andalan bagi negara.

Kehadiran KPH sebagai lembaga pengelolaan hutan di tingkat tapak merupakan kebijakan strategis pemerintah dalam upaya membenahi tata kelola hutan Indonesia agar mampu menjawab tantangan produktifitas hutan lestari yang lebih dinamis dan manfaatnya bisa langsung dinikmati oleh masyarakat di dalam dan di sekitar hutan. Model pengusahaan hutan berbasis KPH mampu menyempurnakan tata kelola hutan Indonesia dimana akses pemanfaatan hutan yang diberikan kepada masyarakat dapat terarah dan terukur.

Menteri LHK Siti Nurbaya menyampaikan pada sambutannya, “Bapak Presiden Joko Widodo berpesan bahwa hutan itu harus mensejahterakan masyarakat.” Seluruh pihak yang terlibat dalam produksi hutan akan berpartisipasi pada festival dan pameran ini, baik dari instansi pemerintah pusat dan daerah, perguruan tinggi, pelaku usaha, maupun organisasi massa dan masyarakat sebagai pelaku utama pengelolaan hutan. “Masyarakat lah kunci sukses pengelolaan hutan Indonesia yang lestari,” ungkap Menteri LHK.

Festival KPH Tingkat Nasional dan PUSAKA selama dua hari menampilkan berbagai teknologi usaha kehutanan seperti: Reduce Impact Logging (RIL), Silvikultur Intensif (SILIN), Sistem Verifikasi Legalitas Kayu (SVLK), Sistem Informasi Pengelolaan Hutan Produksi Lestari (SIPHPL) Online, Sistem Informasi Penatausahaan Hasil Hutan (SIPUHH) Online, Sistem Informasi Spasial dan Dokumentasi (SINPASDOK) KPH, hingga Alat Identifikasi Kayu Otomatis (AIKO) dan Xylarium Bogoriense 1915.

Jokowi mengatakan dalam sambutannya,” fungsi  hutan bukan hanya mengurangi emisi karbon tapi juga menjaga Indonesia sebagai paru-paru dunia”. "Kita bersyukur bahwa hutan telah menjadi sumber kehidupan kita. Hutan juga berfungsi sebagai sumber kehidupan, ini yang sering kita lupakan,".

Jokowi menyebutkan, negara Norwegia, Finlandia, Denmark banyak hidup dari sektor industri kehutanan. "Indonesia berada pada posisi kawasan hutannya posisi 9 di dunia. Tapi fakta yang ada, kita menyampaikan fakta apa adanya, ini yang harus kita perbaiki. Fakta di negara kita, masyarakat yang hidup di sekitar maupun di kawasan hutan justru miskin," ujarnya.

Menurut Jokowi,  seharusnya, masyarakat yang hidup di sekitar hutan atau kawasan hutan memiliki taraf hidup yang makmur.

Pada kesempatan tersebut akan dilakukan pemberian sejumlah penghargaan yaitu penghargaan kepada Gubernur Pembina KPH Terpilih, Trofi dan Piagam Prima Wana Mitra, serta penghargaan kepada Pemegang Izin Usaha Pemanfaatan Hasil Hutan Kayu pada Hutan Alam dan Izin Usaha Pemanfaatan Hasil Hutan Kayu pada Hutan Tanaman berkinerja baik.

Trofi dan Piagam Prima Wana Mitra merupakan penghargaan untuk industri yang melibatkan masyarakat, melalui penggunaan bahan baku industri kayu dari Hutan Rakyat, sebagai wujud jaminan pasar bagi masyarakat.

KLHK bekerjasama dengan sejumlah pihak juga akan memberikan beasiswa kepada 4.896 siswa SD, SLTP, SLTA, dan Perguruan Tinggi, serta membuka penerimaan Pegawai Lingkup Unit Usaha Kehutanan sebanyak 6.576 orang.

Dengan kegiatan ini diharapkan akan membangun citra (image building) dan membangun kapasitas (capacity building) seluruh stakeholder Lingkungan Hidup dan Kehutanan agar lebih siap dan maju dalam melestarikan hutan Indonesia.

Tags : kph

Banner
  • #AkuKamuKitaSemuaPeduliLingkungan
  • e-IKLH
  • PPID
  • Pengaduan Menteri LHK
  • APRS Yogyakarta
  • Asian Games Jakarta Palembang 2018
  • Pertikawan 2018
 
Hubungi Kami

ppejawa.com
Jl. Siliwangi (Ringroad Barat) No.100 Nogotirto Gamping Sleman Yogyakarta
Phone : 0274-625800
Email : forum.ppejawa@gmail.com

 
Jajak Pendapat

Apa yang anda cari?

 Artikel
 Lainnya
 Agenda

Hasil Poling »

 
Statistik Kunjungan
 
Video
 
Facebook
 
Copyright © 2015 P3E Jawa All Rights Reserved.