Bookmark and Share

BERITA

Pentingnya Kajian Ilmiah dalam Pengendalian Perubahan Iklim

30 November 2017, 15:52:54 - Siaran Pers - Hits : 199 - Posted by Humas
Pentingnya Kajian Ilmiah dalam Pengendalian Perubahan Iklim

Jakarta, Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK), Kamis, 30 November 2017. Kontribusi penelitian dan pengajaran dalam aksi mitigasi dan adaptasi perubahan iklim merupakan hal yang penting untuk implementasi NDC (National Determined Contributions) Indonesia. Hal inilah yang melatarbelakangi penyelenggaraan Seminar Nasional dan Rapat Umum Anggota Asosiasi Ahli Perubahan Iklim dan Kehutanan Indonesia (APIKI) Network di Jakarta, tanggal 29 - 30 November 2017.
Hadir sebagai Keynote Speech mewakili Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (30/11/2011), Direktur Jenderal Pengendalian Perubahan Iklim (PPI), Nur Masripatin, menyampaikan bahwa, dengan latar belakang keilmuan yang dimiliki para anggota APIKI Network, merupakan mitra strategis dalam pengembangan kapasitas serta peningkatan partisipasi para pihak dalam pengendalian perubahan Iklim.
“APIKI terdiri dari scientists (para ilmuwan), dan perubahan iklim harus didukung oleh science (ilmu) yang kuat. Mereka berkontribusi kesitu, karena benar-benar memahami isu dan tantangan kedepan seperti apa. Riset yang kita lakukan itu harus didesain untuk menjawab persoalan masa depan, dari situlah harapan besar pemerintah terhadap APIKI,” tuturnya.
Ditambahkan Nur Masripatin, melalui kajian-kajian yang dihasilkannya, peranan kalangan akademisi ini semakin signifikan dalam menunjang komitmen Pemerintah Indonesia, untuk menurunkan emisi GRK sebesar 29% dengan kemampuan sendiri (unconditional), dan 41% dengan dukungan internasional (conditional), dibandingkan tanpa ada aksi (business as usual) pada tahun 2030.
Target conditional ini, akan dicapai melalui penurunan emisi GRK sektor kehutanan (17,2%), energi (11%), pertanian (0,32%), industri (0,10%), dan limbah (0,38%). Target ini menempatkan sektor kehutanan, terutama REDD+ dengan peran penting akademisi untuk mencapai target tersebut, dari sisi aksi mitigasi perubahan iklim.
APIKI Network merupakan salah satu kelompok stakeholder kunci dan secara simultan telah melakukan berbagai aksi, baik yang bersifat langsung maupun pendukung kepada berbagai stakeholder kunci lainnya di berbagai daerah dalam upaya adaptasi dan mitigasi perubahan iklim.
Selain menyampaikan perkembangan kebijakan perubahan iklim di tingkat internasional dan nasional, seminar ini juga memaparkan hasil kegiatan penelitian/pengajaran untuk mendukung upaya mitigasi dan adaptasi perubahan iklim di tingkat nasional dan subnasional.
Acara ini dihadiri oleh anggota APIKI Network dan perwakilan perguruan tinggi, lembaga penelitian, lembaga diklat, LSM, dan stakeholder lain yang terkait dengan jumlah peserta 200 orang. Turut diagendakan juga kegiatan penelitian dan pengajaran mitigasi dan adaptasi perubahan iklim pada tujuh region di Indonesia (Jawa, Sumatera, Kalimantan, Sulawesi, Bali Nusa Tenggara, Maluku dan Papua). (*)

Penanggung jawab berita:
Kepala Biro Humas Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan,
Djati Witjaksono Hadi – 081375633330


Banner
  • #AkuKamuKitaSemuaPeduliLingkungan
  • e-IKLH
  • PPID
  • Pengaduan Menteri LHK
  • APRS Yogyakarta
  • Asian Games Jakarta Palembang 2018
  • Pertikawan 2018
 
Hubungi Kami

ppejawa.com
Jl. Siliwangi (Ringroad Barat) No.100 Nogotirto Gamping Sleman Yogyakarta
Phone : 0274-625800
Email : forum.ppejawa@gmail.com

 
Jajak Pendapat

Apa yang anda cari?

 Artikel
 Lainnya
 Agenda

Hasil Poling »

 
Statistik Kunjungan
 
Video
 
Facebook
 
Copyright © 2015 P3E Jawa All Rights Reserved.