Bookmark and Share

BERITA

Ekowisata Berkelanjutan

08 September 2016, 09:49:01 - Eko Praja - Hits : 532 - Posted by shodiq
Ekowisata Berkelanjutan

Sleman, ppejawa.com, Selasa (6/9). Kegiatan pariwisata pada daerah yang menjadi destinasi wisata harus tetap menjaga dan mengedapankan kelestarian lingkungan. Kegiatan pariwisata itu tidak hanya mengejar sisi ekonomi saja akan tetapi perlu menjaga  keselarasan dengan lingkungan alam sebagai penyedia utama jasa lingkungan dan lingkungan sosial sekiatarnya.
Oleh karena itu, setiap kegiatan yang berkaitan dengan dunia pariwisata harus brekelanjutan dengan tetap memperhatikan tiga aspek utama yaitu, ekonomi, sosial budaya dan alam. Hal ini menjadi benang merah dalam diskusi tentang ekowisata yang berlangsung di studio 1 TVRI Yogyakarta, Selasa (6/9).
Diskusi ini menampilkan tiga narasumber, yaitu Wakil Bupati Gunungkidul—Dr.Drs.Immawan Wahyudi, MH, Kepala Pusat Pengendalian Pembangunan Ekoregion Jawa—Dr.Drs. Sugeng Priyanto, M.Si, dan pelaku Desa Wisata Nglanggeran, Gunungkidul—Sugeng.
Menurut Sugeng Priyanto, beberapa hal  penting yang perlu diperhatikan terkait dengan pengembangan ekowisata, yakni kelembagaan dan pemanfaatan teknologi informasi.
“Pengembangan ekowisata  itu harus tetap memperhatikan keseimbangan antara kepentingan ekonomi, sosial, dan alam sebagai penyedia jasa lingkungan.” kata Sugeng Priyanto.
Pentingnya menjaga keselarasan antara kepentingan ekonomi, sosial, dan  lingkungan juga disampaikan Immawan Wahyudi. Ia menyatakan ketika pelaku usaha pariwisata hanya mengejar kepentingan ekonomi dan mengabaikan sisi sosial dan  lingkungan, maka apa yang yang didapat sebenarnya bersifat semu karena tidak berkelanjutan.
“Ketiga kepentingan itu, lingkungan, sosial, dan ekonomi harus sejalan,” ujar orang nomor dua di Kulonprogo ini.
Sebagaimana diketahui, ekowisata atau ekoturisme  merupakan salah satu kegiatan  pariwisata  yang berwawasan lingkungan dengan mengutamakan aspek  konservasi alam, aspek pemberdayaan sosial budaya ekonomi masyarakat lokal serta aspek pembelajaran dan pendidikan. Sayangnya, banyak destinasi wisata sering mengabaikan aspek lingkungan, aspek keberlanjutan dalam pengelelolaannya.
Di Indonesia kegiatan ekowisata mulai dirasakan pada pertengahan 1980-an, dimulai dan dilaksanakan oleh orang atau biro wisata asing, salah satu yang terkenal adalah Mountain Travel Sobek – sebuah biro wisata petualangan tertua dan terbesar. Beberapa objek wisata terkenal yang dijual oleh Sobek antara lain adalah pendakian gunung api aktif tertinggi di garis khatulistiwa - Gunung Kerinci (3884 m), pendakian danau vulkanik tertinggi kedua di dunia - Danau Gunung Tujuhdan kunjungan ke danau vulkanik terbesar didunia - Danau Toba.
Secara umum objek kegiatan ekowisata tidak jauh berbeda dari kegiatan wisata alam biasa, namun memiliki nilai-nilai moral dan tanggung jawab yang tinggi terhadap objek wisatanya. ***


Banner
  • Aku Kamu Kita Semua Peduli Lingkungan
  • #AkuKamuKitaSemuaPeduliLingkungan
  • Gerakan Aksi Untuk Lingkungan
  • #GAUL
  • Kebangkitan nasional 2017
  • HLH 2017
  • Semangat Kerja Bersama 17 Agustus 2017
 
Hubungi Kami

ppejawa.com
Jl. Ringroad Barat No.100 Nogotirto Gamping Sleman Yogyakarta
Phone : 0274-625800
Email : forum.ppejawa@gmail.com

 
Jajak Pendapat

Apa yang anda cari?

 Artikel
 Lainnya
 Agenda

Hasil Poling »

 
Statistik Kunjungan
 
Video
 
Facebook
 
Copyright © 2015 P3E Jawa All Rights Reserved.