Bookmark and Share

BERITA

MENGENAL SAKA KALPATARU GERAKAN PRAMUKA

24 Desember 2019, 13:04:26 - Berita - Hits : 1321 - Posted by admin

Pramuka merupakan organisasi pendidikan non formal yang menyelenggarakan pendidikan kepanduan di Indonesia.

 

Satuan Karya Pramuka atau disingkat saka merupakan terobosan Gerakan Pramuka dalam menyediakan wadah bagi anggota pramuka usia 16-25 tahun (Penegak dan Pandega) dalam mendalami bidang ketrampilan tertentu. Gerakan pramuka memiliki beberapa bidang saka yaitu Saka Bahari (bidang kelautan), Saka Dirgantara, Saka Bhayangkara (bidang ketertiban masyarakat), Saka Taruna Bumi (bidang pembangunan pertanian), Saka Wanabakti (bidang kelestarian SDA dan hutan), Saka Pariwisata, Saka Wira Kartika (bidang bela negara) dan Saka Kalpataru (bidang cinta lingkungan hidup).

 

P3E Jawa KLHK mengambil peran dalam saka kalpataru sebagai bagian dari percepatan pencapaian tujuan terhadap pelaksanaan pengendalian pembangunan pada generasi muda.

 

Saka Kalpataru adalah salah satu Satuan Karya Pramuka di Gerakan Pramuka yang khusus bergerak dalam bidang cinta lingkungan hidup. Saka yang dibentuk atas kerjasama antara Kwartir Nasional Gerakan Pramuka dengan Kementerian Lingkungan Hidup ini menekankan pada isu lingkungan, pengelolaan sampah, perubahan iklim dan konservasi keanekaragaman hayati. Tujuan akhir Saka Kalpataru adalah membentuk generasi muda yang ramah pada lingkungan hidup. Sedangkan anggota Saka Kalpataru merupakan pramuka golongan Penegak dan Pandega (usia 16-25 tahun)

 

 

 

 

 

 

 

Logo Saka Kalpataru

 

 

Kalpataru berasal dari bahasa Sanskerta yang berarti pohon kehidupan (kalpawreksa). Dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia, kalpataru mempunyai arti, yang salah satunya, pohon lambang kehidupan yangg menggambarkan pengharapan; pohon penghidupan.

 

Didasari oleh Undang-undang nomor 32 Tahun 2009 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup, Undang-undang nomor 18 Tahun 2008 tentang Pengelolaan Sampah, serta Undang-undang nomor 12 Tahun 2010 tentang Gerakan Pramuka, maka Kementerian Lingkungan Hidup dengan Kwartir Nasional Gerakan Pramuka tanggal 20 November 2011 menandatangani kesepakatan tentang saka ini.

 

Pada tahun 2012 diujicobakan pada beberapa wilayah, akhirnya Gerakan Pramuka menetapkan saka kalpataru sebagai Satuan Karya Pramuka Tingkat Nasional pada tanggal 5 desember 2013 dengan Surat Keputusan Musyawarah Nasional Gerakan Pramuka No: 13/Munas/2013 yang ditetapkan pada Musyawarah Nasional, Kupang, Nusa Tenggara Timur.

 

Seperti Satuan Karya Pramuka lainnya, maka anggota saka kalpataru juga dikelompokkan dalam krida-krida yang mengkhususkan pada materi tertentu. Setiap Krida memiliki Syarat Kecakapan Khusus (SKK) untuk memperoleh Tanda Kecakapan Khusus Kelompok Kesatuan karyaan.

Krida dan  SKK dalam Saka Kalpataru terdiri atas :

  1. Krida 3R (Reuse, Reduce, Recycle) dengan tiga SKK yaitu SKK Komposting, SKK Daur Ulang dan SKK Bank Sampah.
  2. Krida Perubahan Iklim dengan tiga SKK yaitu SKK Hemat Air, SKK Hemat Energi Listrik dan SKK Transportasi Hijau.

Krida Konservasi Keanekaragaman Hayati dengan tiga SKK yaitu SKK Pelestarian Sumber Daya Genetik, SKK Pelestarian Ekosistem dan SKK Jasa Lingkungan


Banner
  • e-IKLH
  • PPID
  • Pengaduan Menteri LHK
  • APRS Yogyakarta
  • Asian Games Jakarta Palembang 2018
  • Pertikawan 2018
 
Hubungi Kami

ppejawa.com
Jl. Siliwangi (Ringroad Barat) No.100 Nogotirto Gamping Sleman Yogyakarta
Phone : 0274-625800
Email : humasp3ejawa@gmail.com

 
Jajak Pendapat

Apa yang anda cari?

 Artikel
 Lainnya
 Agenda

Hasil Poling »

 
Statistik Kunjungan
 
Video
 
Facebook
 
Copyright © 2015 P3E Jawa All Rights Reserved.