Bookmark and Share

BERITA

MENGENAL STATUS dan ARAHAN PENGELOLAAN JASA LINGKUNGAN DAS BRANTAS

23 Desember 2019, 00:56:33 - Berita - Hits : 125 - Posted by admin

Berdasarkan data yan            g tersedia di P3E Jawa, pada tahun 2013 lalu kondisi IKLH DAS  BRANTAS adalah 46,88 atau kategori sedang dengan kepadatan pebduduk pada saat itu 12,07 jiwa/ha  dan status kekritisan airnya adalah telah kritis atau dengan angka 17,96 serta keamanan kehatinya adalah 80,25%.

DAS Brantas terletak di Provinsi Jawa Timur dan secara geografis berada pada 110°30′ BT-112°55′ BT dan 7°01′ LS - 8°15′ LS. DAS Brantas memiliki luas 1.194.593 ha dengan panjang sungai utama 320 Km.DAS Brantas berbatasan dengan: DAS Bengawan Solo di bagian barat; DAS Lamongan dan Selat Madura di bagian utara; DAS Welang di bagian timur; dan DAS – DAS kecil di bagian selatan. Secara spasial DAS Brantas dapat dilihat pada Gambar 3.5.

Secara administrasi, DAS Brantas mencakup 16 Kabupaten dan 6 Kota dimana persentase luas kabupaten dan Kota dalam DAS paling besar berada pada Kabupaten Kediri, Kota Batu, Kota Blitar, Kota Kediri, Kota Mojokerto, Kabupaten Mojokerto, Kabupaten Nganjuk, dan Kabupaten Sidoarjo dimana 100% wilayahnya berada pada DAS Brantas, menyusul Kabupaten Jombang yaitu 96,29 % dan Kabupaten Blitar yaitu 94,65% dan kabupaten/kota lainnya

DAS Brantas terdiri dari 13 satuan ekoregion yaitu Dataran Fluvial Jawa, Dataran Organik/Koral Jawa, Dataran Pantai Utara Jawa, Dataran Struktural Blok Selatan Jawa, Dataran Struktural Jalur Bogor - Kendeng – Rembang, Dataran Vulkanik Jalur Gunung Karang - Merapi – Raung, Pegunungan Struktural Blok Selatan Jawa, Pegunungan Vulkanik Jalur Gunung Karang - Merapi – Raung, Perbukitan Karst Jalur Bogor - Kendeng – Rembang, Perbukitan Karst Jalur Pangandaran - Karangbolong - Gunungsewu – Blambangan, Perbukitan Struktural Blok Selatan Jawa, Perbukitan Struktural Jalur Bogor - Kendeng – Rembang dan Perbukitan Vulkanik Jalur Gunung Karang - Merapi – Raung.

 

 

 

 

 

NAMA

 

 

KODE

 

 

LUAS (ha)

 

 

(%)

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Danau

 

 

 

2.452

 

0,21%

 

 

 

Dataran Fluvial Jawa

 

F

120.860

 

10,12%

 

 

 

Dataran Organik/Koral Jawa

 

O2

28

 

0,00%

 

 

 

Dataran Pantai Utara Jawa

 

M1

20.364

 

1,70%

 

 

 

Dataran Struktural Blok Selatan Jawa

 

S31

36.858

 

3,09%

 

 

 

Dataran Struktural Jalur Bogor - Kendeng - Rembang

 

S32

28.350

 

2,37%

 

 

 

Dataran Vulkanik Jalur Gunung Karang - Merapi - Raung

 

V3

456.071

 

38,18%

 

 

 

Pegunungan Struktural Blok Selatan Jawa

 

S11

2.166

 

0,18%

 

 

 

Pegunungan Vulkanik Jalur Gunung Karang - Merapi - Raung

 

V1

155.806

 

13,04%

 

 

 

Perbukitan Karst Jalur Bogor - Kendeng - Rembang

 

K2

4.317

 

0,36%

 

 

 

Perbukitan Karst Jalur Pangandaran - Karangbolong -

 

K1

33.495

 

2,80%

 

 

 

Gunungsewu – Blambangan

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Perbukitan Struktural Blok Selatan Jawa

 

S21

53.729

 

4,50%

 

 

 

Perbukitan Struktural Jalur Bogor - Kendeng - Rembang

 

S22

50.969

 

4,27%

 

 

 

Perbukitan Vulkanik Jalur Gunung Karang - Merapi - Raung

 

V2

229.127

 

19,18%

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Permasalahan lingkungan di DAS Brantas dapat dilihat dari 2 kondisi yaitu kondisi DAS Brantas hulu dan kondisi DAS Brantas tengah-hilir. Penjabaran mengenai kondisi dan permasalahan lingkungan yang terdapat di DAS Brantas hulu adalah sebagai berikut:

a.    Kota Batu terdapat lahan kritis di dalam kawasan hutan + 925 Ha dan diluar kawasan hutan + 1.899 Ha;

b.    Kabupaten Malang lahan kritis di dalam kawasan hutan seluas 10.473 Ha dan diluar kawasan hutan sebesar 46.315 Ha;

  1. DAS Brantas hulu erosi mencapai 2,268 ton/ha/tahun terjadi peningkatan 300%;
  2. Kondisi Mata Air terutama di enam gunung yang menjadi hulu mata air DAS Brantas telah hilang sebanyak 200 titik mata air dari 421 mata air, di Batu sebanyak 109 mata air atau tinggal 57 mata air;
  3. Alih fungsi lahan yang mempunyai kemiringan lereng lebih dari 45% seharusnya merupakan kawasan lindung saat ini sudah beralih fungsi dengan pola tanam tanaman semusim.

Sedangkan permasalahan dan kondisi DAS Brantas bagian tengah-hilir digunakan untuk mencuci dan mandi walaupun dengan kondisi sungai sudah tercemar, drainase tersumbat oleh sampah, MCK langsung dialirkan ke sungai, industri terletak di sempadan sungai, jamban yang letaknya dibantaran sungai, serta pembuangan liar lumpur tinja.

Kerawanan lingkungan yang terjadi adalah Alih fungsi lahan pertanian menjadi permukiman, pencemaran lingkungan, daerah ancaman aliran lahar dan hujan abu vulkanik. Lingkungan secara sosial rentan terhadap eksploitasi bahan galian pasir dan batu (di lembah sungai maupun pekarangan), rentan terhadap penyakit endemik, hama dan penyakit tanaman

Untuk meningkatkan kualitas lingkungan hidup, maka perlu dilakukan :

  1. Peningkatan upaya pengendalian pencemaran air baik dari sumber-sumber industri, limbah pertanian maupun limbah domestik, untuk meningkatkan kualitas air sungainya.
  2. Penambahan tutupan vegetasi terutama pada kawasan yang berfungsi sebagai resapan air. Mengupayakan untuk merubah atau memperkaya dengan tanaman tahunan pada lahan-lahan pertanian semusim yang berada di kawasan berfungsi lindung atau resapan air.
  3. Peningkatan upaya pemanenan air, dengan memperbaiki kualitas lahan dengan tutupan vegetasi, juga dengan membangun sarana penyimpan air seperti sumur resapan, embung, kolam, danau, dll.

Sedasngkan arahan pembangunanya berdasarkan jasa ekosistem yang paling dominan meliputi

  1. Jasa penyedia lahan pertanian, sumberdaya air bersih, dan bahan dasar lainnya
  2. Jasa pengaturan sistem pemanfaatan air, kualitas udara, dan limbah
  3. Jasa budaya Pengembangan budaya, agama, dan pendidikan, dan infrastruktur lainnya
  4. Jasa pendukung Perlindungan sumberdaya alam dan plasma nutfah. (GSW)

Banner
  • e-IKLH
  • PPID
  • Pengaduan Menteri LHK
  • APRS Yogyakarta
  • Asian Games Jakarta Palembang 2018
  • Pertikawan 2018
 
Hubungi Kami

ppejawa.com
Jl. Siliwangi (Ringroad Barat) No.100 Nogotirto Gamping Sleman Yogyakarta
Phone : 0274-625800
Email : humasp3ejawa@gmail.com

 
Jajak Pendapat

Apa yang anda cari?

 Artikel
 Lainnya
 Agenda

Hasil Poling »

 
Statistik Kunjungan
 
Video
 
Facebook
 
Copyright © 2015 P3E Jawa All Rights Reserved.