Bookmark and Share

BERITA

P3E Jawa “menantang” Generasi MedSos

06 November 2019, 15:01:46 - Berita - Hits : 105 - Posted by admin
P3E Jawa “menantang” Generasi MedSos

Membangun Kemandirian SDM  

PKK Smart hadir bersama tantangan Generasi Milenial

 

Kata SMART yang berarti cerdas, juga merupakan akronim dari berbagai kata yang digunakan atau dimanfaatkan pada solusi penanggulangan sampah. Penjelasannya sebagai berikut :

S = Sehat  :

menggambarkan bahwa solusi ini membuat lingkungan sehat dari sampah, cara yang dikerjakan tidak menimbulkan efek samping, dan yang didapatkan juga sehat untuk dikonsumsi masyarakat.

M = Mudah-Murah :

menjelaskan bahwa kegiatan yang dilakukan mudah, dapat dikerjakan oleh anak-anak, remaja hingga orang dewasa dan memakan biaya sedikit.

A = Agribisnis  (dalam keseharian sering disebut oleh masyarakat dengan agrobisnis) adalah bisnis dengan berdasarkan sumber daya alam, dengan semua organismenya (baik tumbuhan, binatang atau yang lain).  Maksud dari agribisni sini adalah penanggulangan sampah dapat mendatangkan pemasukan (bisnis) yang bermanfaat baik secara individu atau kelompok.

R = Rata :

menjelaskan bahwa kegiatan yang dilakukan bersifat adil  (baik pengeluaran dan pemasukan) kepada semua pihak warga.

T = Terkendali :

menggambarkan bahwa apa yang dilakukan masyarakat dapat mengendalikan sampah sekaligus kegiatan di masyarakat terkendali secara positif.

Konsep, Komponen & Aplikasi Kegiatan PKK SMART RT/RW

Komponen lengkap dari PKK SMART adalah sebagai berikut :

  1. Keluarga (pengumpul sampah pada satu rumah)
  2. Sampah (organic dan non organik)
  3. Warung Produksi SMART (pengolahan sampah baik organic dan atau non organic oleh organisasi PKK)
  4. Budidaya tanaman dan ternak (tempat atau media untuk organisasi keluarga/PKK)
  5. Warung Organik SMART (tempat transaksi untuk jual/beli/ tukar-menukar berupa hasil budidaya dan pengolahan tanaman atau ternak, kerajinan, pupuk cair, pupuk padat, serta sampah organic atau non organik).

Berikut ini cara kerja aplikasi PKK SMART di RW :

  1. PKK sebagai tempat terorganisasi dari keluarga mempunyai dua kegiatan utamaya itu warung produksi dan warung organik.
  2. Warung produksi menerima sampah dari masyarakat lewat warung organik yang  dapat diolah menjadi pupuk cair dan padat serta kerajinan.  Hasil dari produksi ini dikembalikan ke warung organik agar dapat dijual atau ditukar dengan produk dari keluarga.
  3. Warung organik merupakan tempat sirkulasi antara keluarga dan PKK, sebagai pusat transaksi (baik itu jual/beli dan tukar-menukar sampah serta hasil dari budidaya keluarga baik tanaman atau ternak serta kerajinan). Warung organik  juga dapat menjual budidaya masyarakat sekitar kepada pihak luar.
  4. Keluarga mengumpulkan sampah untuk ditukar dengan pupuk cair atau kebutuhan lainnya untuk dimanfaatkan sebagai budidaya tanaman atau ternak di rumah sesuai dengan lahan/media yang ada.
  5. Warung produksi dapat juga dikembangkan sebagai pengelola budidaya tanam dan ternak satu RT.
  6. Warung organic dapat juga menerima sampah organic atau non organic dari pihak luar.
  7. Keuntungan yang didapat oleh organisasi PKK dikembalikan kepada masyarakat secara adil.

Konsep Manajemen PKK SMART Kelurahan

  1. Lembaga Pendamping : Mengawal, member arahan, mendampingi dan mengawasi kepengurusan PKK SMART, apakah sesuai dengan tujuan yang  diharapkan.
  2. Manajemen PKK SMART : orang-orang yang telah ditunjuk untuk mengurusi kegiatan PKK SMART. Manajemen juga selalu update harga pasar dan menawarkan hasil budidaya organic dari masyarakat kepada pihak luar. Dalam menjalankan tugasnya, manajemen dibantu oleh staff administrasi untuk sirkulasi  data yang terjadi.
  3. PKK SMART tingkat kelurahan mempunyai tiga unit yang dikelola dengan professional yaitu:
  • Unit Pelatihan : untuk melatih masyarakat agar terampil mengelola sampah, memanfaatkan sampah, bercocok tanam secara sederhana, pembuatan kerajinan dari barang bekas dan semua kegiatan yang berhubungan dengan lini-lini yang ada dalam PKK SMART.
  • Unit Produksi : terdiri dari tiga produksi utama yang dapat melibatkan karang taruna di masing-masing kelurahan, yaitu:
    • Sub-Unit Pengolahan sampah : mengolah sampah menjadi bahan-bahan yang bermanfaat untuk pertanian, peternakan, perikanan atau kerajinan tangan.
    • Sub-Unit Pertanian, Peternakan, Perikanan Organik : budidaya dalam bidang pertanian, peternakan dan perikanan  (sesuai dengan kemampuan masing-masing kelurahan) yang  diambilkan asupan gizinya dari prebiotik hasil pengolahansampah.
    • Sub-Unit Pengadaan 9 Bahan Pokok :  Menukarkan atau melakukan pembelian 9 bahan pokok dalam kehidupan sehari-hari, dengan mengambil  modal dari keuntungan budidaya organic dan pengolahan sampah yang ada.
    • Unit Warung SMART : tempat transaksi secara langsung antara PKK dan masyarakat atau PKK Kelurahan dengan PKK RW/RT, entah itu tukar-menukar sampah dengan 9 bahan pokok, jual-beli dan lain sebagainya.
  1. Masyarakat, karang taruna dan atau PKK RW/RT dapat menjadi bagian baik secara langsung atau tidak terhadap setiap unit yang dipunyai oleh PKK SMART.

Jadi pada dasarnya konsep PKK SMART hadir beiringan dengan hadirnya P3E Jawa di Yogyakarta. Konsep ini dapat digunakan pada tingkat PKK yang terkecil sekalipun yaitu RT atau lebih besar lagi RW dan kelurahan. Pemilihannya harus diperhitungkan berdasarkan situasi dan kondisi yang ada. Karena terdapat RT/RW yang  cukup luas sehingga antar warga cukup repot untuk bertemu secara rutin dan sebaliknya ada RT/RW yang begitu padat penduduknya. (GSW)


Banner
  • e-IKLH
  • PPID
  • Pengaduan Menteri LHK
  • APRS Yogyakarta
  • Asian Games Jakarta Palembang 2018
  • Pertikawan 2018
 
Hubungi Kami

ppejawa.com
Jl. Siliwangi (Ringroad Barat) No.100 Nogotirto Gamping Sleman Yogyakarta
Phone : 0274-625800
Email : humasp3ejawa@gmail.com

 
Jajak Pendapat

Apa yang anda cari?

 Artikel
 Lainnya
 Agenda

Hasil Poling »

 
Statistik Kunjungan
 
Video
 
Facebook
 
Copyright © 2015 P3E Jawa All Rights Reserved.