Bookmark and Share

ARTIKEL

MENGHALAU SAMPAH DENGAN TEKNOLOGI BLACK SOLDIER FLY

01 September 2021, 18:15:07 - Lingkungan Hidup - Hits : 683 - Posted by admin-uut
MENGHALAU SAMPAH DENGAN TEKNOLOGI BLACK SOLDIER FLY

3e jawa.com (18/2).
Hari Peduli Sampah Nasional (HPSN) diperingati setiap tanggal 21 Februari tiap tahun. Dan, tahun ini dalam rangka rangkaian HPSN 2021, dengan tema, ’Sampah sebagai Bahan Baku Ekonomi di Masa Pandemi’, Direktorat Jenderal Pengelolaan Sampah, Limbah dan B3 mengadakan Webinar dengan tema, Pengelolaan Sampah Organik dengan Teknologi Bio Konversi BSF (Black Soldier Fly).

Webinar sehari ini diikuti 34 DLH Provinsi, 314 DLH Kabupaten/Kota, Asosiasi Maggot Indonesia, dan P3E se-Indonesia.

Pada kesempatan ini, Rosa Vivien Ramawati, Direktorat Jenderal Pengelolaan Sampah, Limbah dan B3 sebagai keynote speaker , menyampaikan, komposisi sampah organik masih sangat besar baik di perkotaan maupun pedesaan.

Maka dari itu, lanjut Vivien, salah satu cara mengatasi volume sampah organik, yaitu melalui bio konversi BSF dengan tingkat reduksi 80% dan waktu dua kali lebih cepat daripada teknologi komposting.

Dalam pertemuan ini, para narasumber menyampaikan beberapa keunggulan BSF, seperti
memiliki nutrisi yang cocok untuk pakan ternak, dapat mengonsumsi sampah secara cepat, siklus hidup yang pendek (45 hari), dan tahan terhadap berbagai bakteri.

Drh.Mahmun, MSc dari Kementerian Pertanian menyampaikan potensi maggot sebagai sumber pakan ternak sangat besar untuk menekan pakan impor, karena kebutuhan pakan ternak belum bisa tercukupi.

Hebatnya, BSF atau lalat serdadu hitam ini bisa mengonversi 1 ton sampah organik menjadi 300 kg pupuk cair, 500 kg pupuk kompos (untuk area sawah 15 Ha) 100 kg campuran pakan ternak (50 ekor ternak).

Tak hanya itu, keunggulan lain dari BSF adalah bisa hidup berkelompok dalam kepadatan yang tinggi, sehingga akan menghemat ruang dan biaya.

Kecuali itu, proses biokonversi ini tidak menimbulkan penyakit bagi manusia dan hewan, juga tidak menghasilkan limbah baru.

Selain untuk pakan ternak, maggot (larva BSF) bisa digunakan sebagai pakan binatang hias seperti ikan koi, arwana, lohan, dan burung berkicau.

Ada contoh sukses, pengalaman dari Pemda Kota Bogor dalam hal pengelolaan sampah organik dengan menggunakan BSF. Jauh lebih efektif daripada menggunakan komposting, baik dari waktu, tempat, SDM, dan anggaran.

Pemda Kota Bogor menggunakan BSF dengan skala kecil di banyak tempat (TPS 3R) menggunakan alat yang sederhana (ember) sebagai program pemberdayaan masyarakat bukan dengan skala besar pada satu tempat. *
Penulis : Danang Wahyu W


Banner
  • e-IKLH
  • PPID
  • Pengaduan Menteri LHK
  • APRS Yogyakarta
  • Asian Games Jakarta Palembang 2018
  • Pertikawan 2018
 
Hubungi Kami

ppejawa.com
Jl. Siliwangi (Ringroad Barat) No.100 Nogotirto Gamping Sleman Yogyakarta
Phone : 0274-625800
Email : humasp3ejawa@gmail.com

 
Jajak Pendapat

Apa yang anda cari?

 Artikel
 Lainnya
 Agenda

Hasil Poling »

 
Statistik Kunjungan
 
Video
 
Facebook
 
Copyright © 2015 P3E Jawa All Rights Reserved.