Bookmark and Share

ARTIKEL

Hujan Turun Berkah Teraup

08 Desember 2020, 23:08:44 - Komunikasi Lingkungan - Hits : 8329 - Posted by admin-uut
Hujan Turun Berkah Teraup

Musim hujan telah tiba, memasuki bulan Oktober dan November seluruh wilayah di Indonesia mulai diguyur oleh hujan. Secara ilmiah terbentuknya air hujan dimulai dari proses evaporasi yang disebabkan oleh sinar matahari. Air yang terdapat di sungai, laut, atau sumber lainnya akan mengalami penguapan. Setelah itu, proses kondensasi akan terjadi akibat hasil uap yang sudah naik. Uap air akan berubah menjadi embun. Suhu udara semakin meningkat dan membuat titik-titik embun semakin banyak dan memadat dan terbentuklah awan, kemudian angin akan membawa awan berisi butiran air menuju lokasi yang suhunya rendah. Awan-awan tersebut akan berkumpul menjadi awan besar yang berwarna kelabu. Tetesan air hujan mengembun di sekitar bahan mikroskopis yang disebut inti kondensasi awan dan saat
itulah air hujan turun kebumi.

Kandungan Air Hujan
Air hujan sebagai salah satu jenis air yang ada di Bumi mempunyai perbedaan dengan jenis air yang lainnya. Secara fisik kita mungkin akan menganggap bahwa air hujan sama saja dengan air yang lainnya. Namun jika diteliti lebih lanjut mengenai kandungannya, air hujan mempunyai beberapa perbedaan. Beberapa kandungan yang dimiliki oleh air hujan antara lain adalah sebagai berikut:

  1. Asam, asam merupakan kandungan yang paling besar yang terdapat di dalam air hujan. Sebagian besar orang juga telah mengetahui bahwasannya air hujan mengandung banyak asam. Maka dari itulah air hujan akan sangat mudah untuk membuat besi menjadi berkarat. Umumnya sifat asam ini berasal dari
    kandungan zat CO2 yang terdapat pada air.
  2. H2O atau uap air. Ini adalah kandungan yang paling besar. Sebanyak 99% air hujan mengandung zat ini karena memang asalnya hujan adalah dari zat ini.
  3. Garam, barangkali tidak semua air hujan mengandung garam. Namun dibeberapa wilayah turun hujan, air hujan akan mengandung garam. Air hujan yang mengandung garam terutama terdapat di daerah laut. Dan apabila hujan turun bukan di daerah laut maka kandungan garamnya hanya sedikit, atau
    bahkan tidak ada.
  4. Zat- zat padat lainnya. Kandungan yang dimiliki air hujan yang selanjutnya adalah kandungan zat- zat padat seperti debu- debu , atau zat padat yang mudah larut serta gas.

Namun tidak semua air hujan mempunyai kandungan yang sama. Kandungan yang dimiliki oleh air hujan ini tergantung pada kondisi geologi, jumlah penduduk, aktivitas manusia di daerah tersebut. Sehingga didaerah pegunungan kandungan airnya akan berbeda dengan hujan yang terjadi di daerah laut. Di daerah laut kemungkinan kandungan garamnya sangat banyak, sementara di daerah pegunungan kandungan
garamnya akan sedikit bahkan tidak ada sama sekali.

Manfaat Hujan Untuk Lingkungan
Ketika hujan datang, tanah atau wilayah tempat kita dipenuhi dengan air hujan. Air hujan tersebut memberikan manfaat bagi lingkungan baik sacara langsung maupun tidak, yang antara lain:

  1. Air Hujan Menjaga Kelangsungan Hidup Hutan
    Kehidupan hutan biasanya kita kenal sebagai tempat tinggal bagi banyak pohon dan beberapa spesies fauna liar. Pohon yang tumbuh di hutan mempunyai peran yang amat penting untuk lingkungan, tidak hanya itu pohon pasti juga menyerap air hujan untuk mencegah bencana banjir. Seluruh jenis makhluk hidup yang ada pada ekosistem hutan akan berlangsung seimbang dengan kebutuhan air yang cukup. Aspek ini membuat air hujan yang datang dari alam amat penting untuk keberlangsungan hutan.
  2. Air Hujan Berkegunaaan untuk Menjaga Sumber Air Tanah
    Sumber air tanah jadi sumber kenasiban untuk manusia. Tanpa air tanah, manusia akan alami beberapa kesulitan untuk menjalani kehidupan. Air hujan yang jatuh ke tanah akan diserap oleh tanah sebagai cadangan air yang disimpan dalam kedalaman tertentu. Manusia dapat mengunakan air tanah sebagai sumber kehidupan dengan cara menggunakan sumur bor, ataupun pengelolaan dari PAM.
  3. Air Hujan Mengurangi Erosi Tanah
    Susunan tanah membutuhkan air untuk menjaga kekuatan tanah. Salah satu bencana yang dipicu karena menurunnya kekuatan tanah yaitu erosi. Pada dasarnya sistem kontruksi tanah dapat kokoh, sebab tanah menerima air hujan dan mampu menyerap air hujan melalui cara maksimal yang dibantu
    oleh pohon-pohon. Kekeringan panjang yang dikarenakan sebab musim kemarau dapat membuat susunan tanah jadi lebih lemah sehingga tanah mudah longsor.
  4. Air Hujan Melindungi Lingkungan dari Bencana Alam
    Air hujan memiliki peran yang penting untuk merawat keseimbangan alam untuk manusia. Air hujan akan diserap oleh pohon dan kemudian pohon memanfaatkannya untuk proses fotosintesis. Selanjutnya pohon menjadi sumber energi yang diperlukan manusia. Air hujan yang diserap oleh pohon juga
    membantu manusia dalam melindungi alam agar tidak terkena bencana alam salah satunya adalah tanah longsor.
  5. Air Hujan Mengatur Kondisi Udara untuk Manusia

Air hujan yang turun pertama kali umumnya mengandung beberapa jenis zat polutan, sehingga tak jarang mengakibatkan penyakit bagi manusia. Tetapi air hujan yang turun dihari berikutnya diklaim dapat membantu manusia untuk
mendapatkan udara yang lebih baik. Beberapa jenis kandungan polutan dalam udara akan dibersihkan oleh air hujan, sehingga manusia dapat menghirup udara segar seusai hujan.

  1. Air Hujan sebagai Air minum
    Pernahkah Kamu mendengar kalau air hujan dapat gunakan sebagai air minum? Secara prinsip air hujan terbukti tidak bisa dikonsumsi secara langsung. Saat ini sudah dikembangkan proses pemurnian air hujan oleh beberapa ahli. Air hujan akan ditampung dalam penampungan khusus. Selanjutnya air hujan akan diteliti untuk menemukan kandungan zat yang berbahaya. Kemudian dilakukan proses pemurnian untuk menghilangkan seluruh zat yang berbahaya bagi
    manusia, akhirnyan air hujan dapat dikonsumsi tanpa harus dimasak terlebih dahulu. Dengan cara ini air hujan dapat menjadi sumber air yang sehat untuk manusia.

Manfaat Hujan Bagi Kesehatan Manusia
Tidak hanya baik untuk lingkungan, ternyata air hujan juga mempunyai manfaat untuk kesehatan manusia. Manfaat tersebut antara lain:

  1. Memiliki pH Alkaline Tinggi
    Kandungan pH alkaline yang tinggi pada air hujan dapat dimanfaatkan untuk kesehatan dan kebersihan. Di antaranya adalah untuk mengobati penyakit pencernaan dan sebagai pengganti shampoo rambut. Alkali pada air hasil hujan memiliki pH basa yang setingkat dengan air suling yang sudah tersaring sehingga dapat membantu masalah pencernaan seperti asam lambung dan maag. Senyawa tersebut dapat menetralkan pH tubuh kita serta membunuh racun pada darah. Selain itu, kandungan alkali pada hujan juga dapat membersihkan kepala dari ketombe dan memperkuat akar rambut.
  2. Membersihkan Kulit
    Hujan yang sudah turun sesudah 20 menit pertama dapat dimanfaatkan untuk mandi. pH basa dan zat alkali dalam hujan dapat menjaga elastisitas dan kelembapan kulit. Zat tersebut juga dapat membantu mengatasi masalah bisul, jerawat, dan ruam pada kulit. Hanya dengan membasuh wajah atau bagian
    tubuh yang terinfeksi menggunakan air hujan secara rutin, kuman dan bakteri yang menempel pada masalah kulitmu bisa hilang dengan cepat.
  3. Mencegah Kanker
    Manfaat pH basa lainnya adalah dapat mencegah dan menghambat proliferasi sel-sel kanker karena mampu menetralkan pH darah layaknya antioksidan. Pengobatan ini sudah marak digunakan di India, dimana para pasien dianjurkan meminum air hujan pada saat bulan pertama musim hujan karena kandungan pH alkalinya yang sedang tinggi dan bermanfaat bagi kesehatan tubuh.

Banner
  • e-IKLH
  • PPID
  • Pengaduan Menteri LHK
  • APRS Yogyakarta
  • Asian Games Jakarta Palembang 2018
  • Pertikawan 2018
 
Hubungi Kami

ppejawa.com
Jl. Siliwangi (Ringroad Barat) No.100 Nogotirto Gamping Sleman Yogyakarta
Phone : 0274-625800
Email : humasp3ejawa@gmail.com

 
Jajak Pendapat

Apa yang anda cari?

 Artikel
 Lainnya
 Agenda

Hasil Poling »

 
Statistik Kunjungan
 
Video
 
Facebook
 
Copyright © 2015 P3E Jawa All Rights Reserved.