Bookmark and Share

ARTIKEL

Hari Bumi

16 November 2020, 14:08:43 - Lingkungan Hidup - Hits : 11 - Posted by admin-uut
Hari Bumi

JUDUL: Sejarah Hari Bumi Sedunia (22 April)

 

Pada setiap tanggal 22 April, Indonesia bahkan dunia merayakan Hari Bumi. Ini adalah sebuah event acara tahunan yang dirancang untuk meningkatkan kesadaran dan apresiasi publik terhadap Bumi, dan terutama  meningkatkan kesadaran akan pelestarian lingkungan. Sejarah mencatat Hari Bumi pertama dirayakan pada tahun 1970. Hari Bumi tersebut hingga kini termasuk event – event yang dikoordinasikan secara global oleh jaringan Hari Bumi (Earth Day Network) dalam lebih dari 193 negara.

Awal Pencetusan Hari Bumi yang Mendunia

Hari Bumi pertama kali dicanangkan oleh pengajar lingkungan Amerika Serikat Gaylord Nelson pada 1970.  Namun perjalanan panjang Hari Bumi tidak serta merta langsung terwujud. Ada beberapa kejadian luar biasa di Negara Amerika serikat tempat Gaylord Nelson Tinggal.

Sejarah Hari Bumi dimulai pada tahun 1960 an hingga 1970an dimana pada saat itu Amerika Serikat sedang mengalami gejolak ekonomi dan politik. Ekonomi negara tersebut sedang bertumbuh namun berkontribusi mempengaruhi kerusakan lingkungan. Para penduduk Amerika pada saat itu mengemudikan mobil – mobil besar yang boros bahan bakar, munculnya pabrik – pabrik, penggunaan bahan kimia, industri minyak sedang mengalami kenaikan pengunaannya dan begitu juga dengan polusi udara dan sampah lingkungan. Pada saat itu kesehatan bumi bukanlah priorotas tertinggi untuk sebagian besar orang utamanya karena mereka tidak tahu mengenai efek samping berbahaya akan perilaku sehari – hari.

Sebelumnya ada sebuah tulisan Rachel Carson yang menjadi best seller pada tahun 1962 berjudul Silent Spring. Si penulis mengingatkan akan efek berbahaya dari penggunaan yang berlebihan pestisida pada pedesaan Amerika. Beberapa tahun setelahnya tepatnya Tahun 1969, terjadi kebakaran besar di Sungai Cuyahoga, Cleveland yang disebabkan oleh pembuangan limbah kimia ke sungai.

Kemudian setelah kejadian tersebut, mulai bermunculan aktivis peduli lingkungan yang fokus pada isu-isu pencemaran lingkungan berskala besar, seperti polusi udara yang disebabkan pabrik dan pembuangan limbah yang belum diatur secara ketat. Tepatnya hanya sedikit masyarakat Amerika pada tahun itu yang mengenal istilah daur ulang.

Senator Gaylord Nelson, seorang Demokrat dari Wisconsin dipilih sebagai anggota Senat AS pada 1962. Ia bertekad untuk meyakinkan pemerintah federal bahwa planet berada dalam bahaya. Peristiwa tumpahan minyak besar pada 1969 di Santa Barbara, California adalah dorongan terakhir yang dibutuhkan oleh Senator yang seorang pengajar lingkungan hidup untuk meluncurkan kampanyenya mengenai praktek industri yang lebih aman. Ia terinspirasi oleh gerakan anti perang Vietnam yang mengambil tempat di kampus – kampus di AS.

Kemudian melansir dari Kompas.com,  Nelson tergerak berinisiatif untuk menjadi pengajar dan mendidik masyarakat sekitar tentang lingkungan. Nelson merekrut Denis Hayes lulusan baru Stanford University yang aktif di dunia politik sebagai koordinator nasional dan membujuk Pete McCloskey dari California menjadi wakil ketua. Dengan staf awal 85 orang, mereka berhasil mengerahkan sekitar 20 juta orang di seluruh AS pada 20 April 1970 untuk mengadakan protes, serta berdiskusi di tempat umum untuk membahas soal lingkungan dan cara mempertahankan planet. "Kelompok-kelompok yang berjuang melawan tumpahan minyak, pencemaran pabrik, pembuangan limbah mentah, pembuangan racun, pestisida, pembuatan jalan raya, hilangnya hutan, dan kepunahan satwa liar menyadari akan ancaman yang mengincar Bumi," menurut catatan history of Earth Day oleh Earth Day Network (EDN).

Melangsir juga dari tirto.id, Nelson pertama kali mengumumkan konsep Hari Bumi di sebuah konferensi pers di Seattle pada musim gugur 1969. Dennis Hayes, seorang aktivis muda yang pernah menjabat sebagai presiden mahasiswa di Universitas Stanford, terpilih sebagai koordinator nasional Hari Bumi. Hayes bekerja bersama para relawan mahasiswa dan beberapa anggota staf dari kantor Senat Nelson untuk mengatur proyek Hari Bumi tersebut. Menurut Nelson, Hari Bumi bisa terwujud karena respons spontan dari level akar rumput. Ia tidak memiliki  waktu atau sumber daya untuk mengelola 20 miliar demonstran, ribuan sekolah dan komunitas lokal yang berpartisipasi. Itulah yang luar biasa dari Hari Bumi, ia mengorganisasikan dirinya sendiri.

Peringatan sejarah Hari Bumi pertama efektif dalam meningkatkan kewaspadaan mengenai isu lingkungan dan mengubah perilaku publik. Menurut Environmental Protection Agency, polling mengenai pendapat publik menunjukkan perubahan permanen dalam prioritas nasional menyusul Hari Bumi 1970. Ketika polling dilakukan pada Mei 1971, sebanyak 25 persen rakyat AS menyatakan perlindungan lingkungan menjadi tujuan yang penting, kenaikan sebanyak 2500 orang sejak tahun 1969.

Selama tahun 1970-an, sejumlah undang-undang lingkungan disahkan, di antaranya UU Udara Bersih, UU Peningkatan Kualitas Air, UU Spesies Terancam Punah, UU Pengawasan Zat Beracun dan Pertambangan, serta UU Reklamasi. Selain itu, pada Desember 1970 dibentuk Badan Perlindungan Lingkungan, yang bertugas melindungi kesehatan manusia dan menjaga lingkungan alam, termasuk udara, air dan tanah. Sejak saat itu, peringatan Hari Bumi terus tumbuh dan dikenal dunia. Pada tahun 1990, Hari Bumi diikuti 200 juta orang di lebih dari 140 negara, menurut Earth Day Network (EDN), sebuah organisasi nirlaba yang mengkoordinasikan kegiatan Hari Bumi.

Tanggal peringatan Hari Bumi bertepatan pada musim semi di belahan bumi utara dan musim gugur di belahan bumi selatan. Sejak mulainya sejarah hari Bumi pada 1970, Hari Bumi terus berlanjut sebagai fenomena dunia yang berfokus pada mempromosikan cara hidup bersih dan sehat, habitat yang berkelanjutan untuk manusia dan kehidupan liar. Merayakan Hari Bumi berfungsi untuk mengingatkan bagaimana rapuhnya planet kita dan bagaimana pentingnya untuk melindunginya. Jika bukan karena Senator Nelson yang mengambil langkah pertama pada 1970, kita mungkin masih memproduksi mobil berbahan timah dan memperluas produksi industri lewat asap, sampah dan limbah.

Perayaan Hari Bumi Dari waktu Kewaktu

Dalam peringatan Hari Bumi ke-10, Nelson menulis artikel untuk EPA Journal bahwa manusia khususnya warga AS lebih memahami dan mulai prihatin atas kerusakan lingkungan dan sumber daya alam. Pada 1995, Presiden Bill Clinton memberi Nelson Medali Kebebasan Presiden sebagai pendiri Hari Bumi. Ini adalah kehormatan tertinggi yang diberikan bagi warga sipil AS.

Dalam perjalanan waktu Hari Bumi mengalami berbagai kejadian luar biasa dan cenderung semakin meningkat pastipasi oleh masyarakat dunia. Hal itu tidak luput juga karena adanya pengakuan dunia. Hal ini bisa dilihat pada saat National Geographic mewawancarai Hayes saat mengorganisir kampanye yang berfokus pada pemanasan global dan energi bersih. Para pemimpin dunia di Kyoto, Jepang, pada akhir 1997, mengakui fakta ilmiah bahwa penyebab utama pemanasan global adalah emisi karbon dari konsumsi bahan bakar fosil, dan bahwa sesuatu harus dilakukan untuk mengatasi peningkatan emisi itu.

Pada Tahun 1990, Hari Bumi dijadikan acara global dengan lebih dari 200 juta orang dari 141 negara terlibat di dalamnya. Kemudian pada Tahun 2000, Hari Bumi diikuti oleh 5.000 kelompok lingkungan dari 184 negara. Kemudian saat peringatan Hari Bumi ke-40, ada 225.000 orang berkumpul di National Mall untuk mengikuti rapat umum yang membahas iklim. Earth Day Network (EDN), sebuah organisasi non profit yang mengkoordinasi aktivitas Hari Bumi meluncurkan kampanye menanam 1 miliar pohon yang tercapai pada 2012. Hari ini, lebih dari 1 miliar orang di seluruh dunia telah berpartisipasi dalam kegiatan Hari Bumi Internasional.

Aktivitasnya bervariasi mulai dari traveling, hingga berkumpulnya ratusan atau ribuan orang di National Mall Washington D.C. saat ini EDN bekerjasama dengan lebih dari 17.000 partner dan organisasi dalam pada lebih dari 175 negara. Menurut EDN, lebih dari satu miliar orang terlibat dalam aktivitas Earth Day, membuatnya menjadi event sekuler internasional terbesar di dunia. Ketahui juga mengenai sejarah hari cuci tangan sedunia, sejarah hari guru internasional dan sejarah hari lingkungan hidup sedunia.


Banner
  • e-IKLH
  • PPID
  • Pengaduan Menteri LHK
  • APRS Yogyakarta
  • Asian Games Jakarta Palembang 2018
  • Pertikawan 2018
 
Hubungi Kami

ppejawa.com
Jl. Siliwangi (Ringroad Barat) No.100 Nogotirto Gamping Sleman Yogyakarta
Phone : 0274-625800
Email : humasp3ejawa@gmail.com

 
Jajak Pendapat

Apa yang anda cari?

 Artikel
 Lainnya
 Agenda

Hasil Poling »

 
Statistik Kunjungan
 
Video
 
Facebook
 
Copyright © 2015 P3E Jawa All Rights Reserved.