Bookmark and Share

ARTIKEL

Hari Habitat Sedunia

16 November 2020, 12:43:37 - Komunikasi Lingkungan - Hits : 9 - Posted by admin-uut
Hari Habitat Sedunia

Pada setiap bulan Oktober, tepatnya 5 Oktober kita memperingatinya sebagai Hari Habitat. Di Indonesia peringatan Hari Habitat sudah dilaksanakan pada Hari Senin 5 Oktober 2020 lalu di Surabaya, Jawa Timur. Acara yang dilaksakan oleh PUPR dan bekerja sama dengan UN-Habitat, sebuah badan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) yang bergerak di bidang permukiman dan pembangunan kota yang berkelanjutan.

Hari Habitat Sedunia awal mulanya ditetapkan oleh PBB pada tahun 1985 dan dirayakan pertama kali pada tahun 1986 dipusatkan di Nairobi dengan tema “Rumah adalah hak saya “ (Shelter is my right). Setelah itu Perserikatan Bangsa-Bangsa menetapkan bahwa peringatan Hari Habitat Sedunia diselenggarakan pada minggu pertama bulan Oktober setiap tahun.

Perjalanan panjang terkait Hari Habitat tidak lepas dari peran PBB. Pada awal mulanya perhatian PBB masih tertuju pada masalah perumahan. Wacana pada saat itu membahas apakah perumahan kata benda (kumpulan rumah) atau kata kerja (merumahkan). Hal tersebut dibahas karena terkait dengan implikasi yang akan dilaksanakan. Apabila kata benda yang diurus artinya bagaimana mengadakan rumah. Sedangkan perumahan sebagai kata kerja yang diurus adalah bagaimana merumahkan.

Kemudian pada Konferensi PBB tentang Permukiman yang dilaksanakan di Vancouver, Kanada pada tahun 1976, secara lebih spesifik perhatian PBB terfokus pada permukiman (human settlement), khususnya untuk negara-negara sedang berkembang. Direktorat Perumahan, Gedung dan Perencanaan PBB yang berkantor di New York kemudian pada tahun 1978 dikembangkan menjadi Program Permukiman PBB (dikenal sebagai UN-Habitat) dan berpusat di Nairobi. Kemudian UN-Habitat diberi tugas oleh Majelis Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa untuk mempromosikan secara sosial dan lingkungan kota yang stabil dengan tujuan memberikan perlindungan sama bagi semua orang. Secara ringkas tugasnya adalah mengurus permukiman yang artinya tidak hanya mengurus rumah saja, tetapi rumah dalam kaitannya dengan sumber penghidupan dan pelayanan yang diperlukan untuk meningkatkan kualitas kehidupannya. Bagaimana caranya agar kualitas kehidupan dapat terus meningkat secara berkelanjutan, itulah inti permasalahan permukiman.

Mengutip pada kompas.com, sebagai implementasi dari deklarasi tersebut, banyak negara sedang berkembang melaksanakan berbagai program pembangunan perumahan, khususnya untuk masyarakat kurang mampu di perkotaan. Berlangsung sejak pertengahan 1970-an program tersebut meliputi Site and Services yang populer hingga pertengahan tahun 1980-an, perbaikan daerah kumuh,perbaikan kampung (KIP), pembangunan infrastruktur perkotaan, konsolidasi lahan, pemilikan rumah, dan KPR-BTN di Indonesia.

Kemudian, setelah dua puluh berlalu tepatnya pada tahun 1996, Konferensi Habitat II di Istanbul, Turki, mendeklarasikan bahwa lingkup habitat semakin melebar. Permasalahan habitat tidak hanya masalah perumahan dan permukiman (shelter) namun juga perkotaan secara luas. Perkotaan pada akhirnya harus diarahkan menjadi pusat-pusat peradaban, pendorong kemajuan ekonomi, serta pengembangan budaya, spiritual, dan ilmu pengetahuan. Selain itu juga aspek fisik pembangunan perkotaan juga harus mempertimbangkan kenyataan bahwa kondisi lingkungan hidup semakin memburuk serta rentan terhadap bencana, baik alam maupun akibat ulah manusia

Di Indonesia sendiri, peringatan Hari Habitat sudah dilaksanakan sejak masa jabatan Presiden Soeharto. Tepatnya pada tanggal 2 Oktober 1989, bersamaan dengan penyerahan penghargaan dari “Building and Social HousingFoundation” dan pengumuman pemenang lomba Penghijauan Pemukiman Baru dan lomba Taman Nasional dimana pada saat itu hakekat pembangunan Indonesia saat itu yaitu pembangunan manusia Indonesia seutuhnya dan pembangunan masyarakat Indonesia seluruhnya. Dalam perkembangannya saat ini, Hari Habitat saat ini menjadi sebuah agenda rutin dalam setiap tahun yang di inisiasi oleh Kemen PUPR saat ini.


Banner
  • e-IKLH
  • PPID
  • Pengaduan Menteri LHK
  • APRS Yogyakarta
  • Asian Games Jakarta Palembang 2018
  • Pertikawan 2018
 
Hubungi Kami

ppejawa.com
Jl. Siliwangi (Ringroad Barat) No.100 Nogotirto Gamping Sleman Yogyakarta
Phone : 0274-625800
Email : humasp3ejawa@gmail.com

 
Jajak Pendapat

Apa yang anda cari?

 Artikel
 Lainnya
 Agenda

Hasil Poling »

 
Statistik Kunjungan
 
Video
 
Facebook
 
Copyright © 2015 P3E Jawa All Rights Reserved.