Bookmark and Share

ARTIKEL

Smart Driving , Langkah Cerdas Hemat BBM dan Mengurangi Polusi

07 Agustus 2020, 16:05:27 - Komunikasi Lingkungan - Hits : 519 - Posted by admin-uut
Smart Driving , Langkah Cerdas Hemat BBM dan Mengurangi Polusi

Sleman, Jumat (7/8). 

Pada masa mendatang ancaman kelangkaan bahan bakar minyak (BBM) atau krisis BBM, cepat atau lambat akan terjadi. Bahkan hal ini semakin cepat terjadi apabila perilaku boros energi terus kita lakukan. Untuk itu, hal kecil yang dapat kita lakukan dalam menghambat datangnya krisis tersebut dengan melakukan smart driving atau pintar dalam mengemudi kendaraan.

Setidaknya ada dua alasan utama, mengapa kita perlu melakukan gerakan hemat energi.
Pertama, karena persediaan bahan bakar dari fosil semakin menipis dan terancam habis. Dikutip dari CNBC Indonesia - , cadangan minyak bumi yang dimiliki Indonesia saat ini hanya berkisar 3,3 miliar barel. Dengan jumlah tersebut, dalam 11 hingga 12 tahun ke depan Indonesia tidak mampu lagi memproduksi minyak bumi.

Alasan kedua , pengunaan energi fosil seperti BBM pada sektor transportasi membawa dampak yang sangat buruk tidak hanya buat kesehatan tapi juga pada kelestarian lingkungan.

Dikutip dari kompas.com, berdasarkan data Pemprov DKI Jakarta, sebanyak 75 persen transportasi darat menyumbang polusi udara. Sementara sisanya bersumber dari pembakaran industri, pembakaran domestik, dan pembangkit listrik. Dan, ini juga terjadi di kota besar lainnya di Indonesia.

Gas Berbahaya
Satu hal yang perlu Anda ketahui bahwa penggunaan energi fosil menghasilkan senyawa-senyawa CO, HC, NOx, SOx, Pb.
Gas-gas beracun/berbahaya itu dapat menyebabkan gangguan kesehatan, seperti gangguan pada fungsi paru-paru dan pembuluh darah, iritasi pada mata dan kulit, dan berbagai jenis penyakit lainnya.

Tidak hanya pada kesehatan, gas karbon dioksida (CO2) yang dikeluarkan dari hasil pembakaran minyak bumi dan gas alam adalah gas rumah kaca. Artinya, gas ini menyerap panas. Meningkatnya CO2 mengakibatkan suhu atmosfer bumi meningkat pula yang pada gilirannya menyebabkan perubahan iklim.

Akibatnya, terjadi perubahan cuaca yang tidak menentu, musim kemarau yang panjang, dan bencana alam lainnya, sepeti banjir, longsor, dan munculnya berbagai penyakit. Bisa jadi, pandemi Covid-19 yang tengah kita hadapi saat ini juga merupakan akibat dampak perubahan iklim.

Smart Driving
Krisis energi berbahaya bakar dari fosil seperti minyak bumi, cepat atau lambat pasti akan terjadi.
Meski begitu, kita tidak bisa tinggal diam begitu saja. Yang bisa kita lakukan saat ini adalah bagaimana memperlambat datangnya krisis tersebut.

Nah, salah satu hal kecil dan mudah untuk kita lakukan adalah dengan melakukan gerakan hemat BBM lewat apa yang namanya Smart Driving atau pintar dalam mengemudi kendaraan. Walau setiap orang bisa mengemudi, namun tidak semua orang bisa melakukannya dengan baik dan benar.

Dilansir dari http://putrinelasari.blogspot.com ,
seseorang dikatakan mahir dalam mengemudi, apabila telah memenuhi kriteria mengemudi yang aman ( Safety Driving ) , Defensive Driving, Responsible Driving, dan Eco Driving.

Safety driving lebih mengarah kepada pengetahuan (teori) dan praktik (skill) pengemudi.
Sementara itu, defensive rriving , lebih mengarah pada pola sikap, mental dan perilaku pengemudi.

Adapun responsible driving lebih menekankan pengemudi yang memiliki kesadaran untuk bertanggung jawab, baik untuk diri sendri maupun pengguna lalu lintas lainnya. Berikutnya, eco driving. adalah suatu cara mengemudi yang lebih ekonomis dan ramah lingkungan.

Eco Drive
Eco Drive merupakan suatu edukasi untuk memperbaiki cara mengemudi, karena cara mengemudi yang baik dapat mencegah pemborosan konsumsi BBM dan mengurangi dampak pemanasan global.

Eco drive dapat dilakukan dengan cara
melakukan perawatan mesin kendaraan secara rutin, hindari memanaskan mesin terlalu lama sebelum berkendara, dan pertahankan kecepatan kendaraan secara konstan.

Berkutnya, hindari kecepatan yang terlalu tinggi, sesuaikan gigi percepatan dengan kecepatan, menghindari pengereman dan akselerasi yang tidak perlu, hindari muatan yang berlebihan,
bijak menggunakan AC, dan gunakan ban dengan kembang .

Jadi, dengan melakukan Smart Driving, kita telah ambil bagian mengurangi polusi dan gerakan hemat BBM.*


Banner
  • e-IKLH
  • PPID
  • Pengaduan Menteri LHK
  • APRS Yogyakarta
  • Asian Games Jakarta Palembang 2018
  • Pertikawan 2018
 
Hubungi Kami

ppejawa.com
Jl. Siliwangi (Ringroad Barat) No.100 Nogotirto Gamping Sleman Yogyakarta
Phone : 0274-625800
Email : humasp3ejawa@gmail.com

 
Jajak Pendapat

Apa yang anda cari?

 Artikel
 Lainnya
 Agenda

Hasil Poling »

 
Statistik Kunjungan
 
Video
 
Facebook
 
Copyright © 2015 P3E Jawa All Rights Reserved.